Old school Easter eggs.

MENU


BLOG POST


  • PACARAN JARAK JAUH

    [PACARAN JARAK JAUH]

    Saya menulis artikel ini
    setelah berbicara dengan
    beberapa mahasiswa yang
    punya pengalaman pacaran
    jarak jauh. Juga mendengar
    curhat tentang kebingungan mereka yang masih single.
    Apakah baik jika pacaran
    jarak jauh? Idealnya mendapatkan pacar
    tentu dari antara sahabat,
    seorang yang sudah dikenal.
    Namun zaman rupanya
    berubah. Perjumpaan sebagian
    insan muda sekarang bisa lebih banyak di dunia maya
    daripada dunia nyata. Saat saya remaja, biasanya
    pulang sekolah ngumpul
    dengan teman-teman di
    sebuah lapangan. Ada saja
    permainan saat itu yang
    mengakrabkan. Main bola, main beranteman, main tali,
    dsb. Kalau malam hari kami
    suka duduk di depan teras
    rumah main gitar, main catur
    atau nonton TV bareng di
    rumah yang memiliki TV yang saat itu masih sangat terbatas.
    Kami rasanya cukup saling
    mengenal satu sama lain. Saat itu belum ada HP, BB, atau
    mainan elektronik seperti
    sekarang. Sehingga setiap kali
    ketemu teman menunya ya
    ngobrol, main bersama dan
    ketawa ha ha hi hi. Jaman Berubah Tapi sekarang? Aktifitas
    remaja dan kaum muda
    sangat berubah. Disamping
    kuliah atau sekolah, lebih
    banyak bermain gadget.
    Duduk di depan komputer, Laptop, Iphone, BB, atau
    bermain game. Lapangan
    sudah sangat jarang di sekitar
    rumah. Ngobrol di depan
    rumah atau di kompleks
    nyaris tak ada. Paling jika senggang anak anak nonton
    TV atau Film dengan DVD
    player atau laptopnya.
    Banyak juga yang
    nongkrong, makan, nonton,
    dan jalan jalan di Mal. (Note: Khususnya di kota-kota
    besar) Anak muda sekarang lebih
    memilih chatting di dunia
    maya dengan teman. Ada
    yang suka ngetwit, FB-an,
    atau yahoo messenger dan
    bbm-an. Sekali sapa seluruh “dunia” pergaulan bisa
    dijangkau. Nah, akibatnya
    pertemuan dunia nyata lebih
    sedikit dari dunia maya.
    Belum lagi kesibukan sekolah
    jaman sekarang seabreg. Mulai dari buat tugas hingga
    les berjibun. Inilah yang
    membuat waktu untuk
    keluar rumah bertemu di
    dunia nyata terbatas. Alasan Pacaran Jarak Jauh Karena kondisi di atas maka
    fenomena pasangan yang
    melakukan pacaran jarak jauh
    makin biasa. Ada beberapa
    alasan mereka berpacaran
    jarak jauh. Pertama, perjumpaan dan
    kenalan di dunia maya
    menjadi fenomena yang
    lazim. Si Cowok di kota X, si
    cewek di kota Y. Awalnya
    hanya chatting-an, namun menjalin hubungan pacar
    karena komunikasi yang
    intensif. Kedua, dikarenakan harus
    masuk kuliah ke kota lain.
    Salah satu atau keduanya
    harus meninggalkan kotanya
    ke luar negri atau kota lain. Ketiga, karena salah satu atau
    keduanya harus pindah tugas
    atau mendapat kerja di kota
    berbeda. Tuntutan kerja dan
    ekonomi membuat beberapa
    mereka harus pindah. Mengadu nasib,
    meningkatkan penghasilan
    dan tabungan. Swmua
    alasannya juga untuk
    persiapan pernikahan. Apalagi
    biaya nikah sekarang ampunnn mahalnya. Kiat Pacaran Jarak Jauh Dengan jarangnya bertatap
    muka, sukarnya bermalam
    mingguan…maka berkenalan
    dalam arti sesungguhnya
    akan sangat minim (terbatas).
    Maklum saat pacaran kecenderungannya adalah
    menampilkan hal yang “baik-
    baik” saja. Kita tahu bahwa
    tujuan utama berpacaran
    adalah saling mengenal satu
    sama lain. Jadi kalian perlu menyiasati
    agar masa pacaran kalian
    meski saling berjauhan
    berlangsung dengan baik,
    aman dan sukses. Ijinkan saya
    memberikan beberapa tips sederhana. 1. Sadarilah bahwa pacaran
    jarak jauh akan menyita lebih
    banyak emosi. Kadang juga
    biaya untuk sesekali bertemu.
    Pacaran jarak jauh biasa
    disebut “cinta berat di ongkos”. Tanpa sifat dan
    kerelaan berkorban beberapa
    orang akan cepat putus di
    tengah jalan. Cintanya layu
    sebelum berkembang. 2. Ada baiknya menyediakan
    waktu yang cukup untuk
    saling mengenal. Usahakan
    menyediakan waktu libur
    untuk saling bertemu secara
    langsung Sebab jika nantinya dilanjutkan ke jenjang
    pernikahan Kalian sudah
    sungguh-sungguh saling
    mengenal. Dengan demikian
    jauh lebih aman menikah
    dengan yang sungguh Anda kenal, daripada hanya sekedar
    mengenal. Akan sangat bijak
    dan lengkap jika kalian
    berdua mau mengikuti tes
    kepribadian yang diadakan di
    beberapa pusat psikologi. 3. Sediakan waktu setiap hari
    untuk menelpon, kirim sms,
    email, bbm atau apapun yang
    sifatnya membangun
    komunikasi. Bahaya sekali
    jika pacar anda ternyata miskin secara emosi, dan
    mudah tersinggung. Telat
    balas SMS saja sudah
    ngambek. Ini tentu
    merepotkan Anda. Memberi
    perhatian dan apresiasi, sangat penting menguatkan
    hubungan. Namun jika pacar
    Anda menuntut berlebihan,
    tentu saja merugikan. 4. Jika ada konflik berupa
    perbedaan pendapat atau
    miskomunikasi atau
    kekecewaan tertentu
    usahakan telpon. Jangan
    gunakan sms, email, bbm atau lainnya, sebab sarana itu
    relatif minim emosi. Usahakan
    setiap masalah diselesaikan
    secara harian, jangan ditunda.
    Sebelum matahari terbenam
    hendaklah sudah padam amarahmu, artinya jangan
    dibawa tidur. 5. Seperti saran saya di atas
    idealnya pacar Anda sudah
    lebih dulu dikenal di dunia
    nyata, baru komunikasi lewat
    dunia maya. Namun jika
    tidak, usahakan ada pertemuan intens di dunia
    nyata sebelum
    melangsungkan pernikahan. 6. Jika lebih banyak kenal di
    dunia maya, carilah informasi
    sebanyak banyaknya pacar
    Anda dari orang orang yang
    mengenal dia dengan baik. 7. Jika pacaran jarak jauh ini
    memberatkan salah satu
    darinkalian, dan lebih banyak
    menimbulkan konflik sampai
    mengganggu studi, pekerjaan
    bahkan kesehatan jangan segan memutuskan
    hubungan. Sebab pacaran
    sehat sifatnya saling
    membangun, saling
    pengertian dan menjadi
    berkat. Semoga saja bermanfaat.
    Tengkiu sudah membaca, vote
    dan memberi masukan Silahkan di share ke rekan
    muda lainnya Julianto Simanjuntak
    Penulis 13 Buku Konseling
    (Gramedia, Visi & Andi)
    www.juliantosimanjuntak.com

    Back to posts
    Comments:

    Post a comment

ARSIP



Created by :
QinQin.Wap.Sh | © 2011
ALL RIGHT RESERVED